Mendiknas menghembuskan Angin Segar bagi Guru
Sore tadi saat nonton televisi, tanpa sengaja saya melihat berita saat Mendiknas, Bambang Sudibyo, menyampaikan janji untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen. Wah..benar-benar menyegarkan pernyataan yang disampaikan mendiknas. Beliau mengatakan bahwa tahun depan gaji guru dan dosen (PNS) akan ditingkatkan pada kisaran 14%-15%. dengan peningkatan itu, gaji guru dengan pangkat terendah menjadi minimal 2 juta rupiah. Wuih..lha yang pangkatnya sudah tinggi jadi berapa ya???
Pada kesempatan itu, mendiknas menegaskan bahwa apa yang beliau sampaikan merupakan bukti janji yang pernah disampaikan presiden saat pidato kenegaraan 16 agustus yang lalu. klo coba flasback pada pidato prosiden memang manjanjikan peningkatan kesejahteraan guru, dengan mengatakan gaji guru (tentunya yang PNS) paling rendah 2 jt, meskipun belum jelas rinciannya. dalam RAPBN 2009 dana pendidikan mencapai Rp 224 Trilyun. Mendiknas juga menyampaikan disamping peningkatan gaji guru dan dosen PNS, guru swasta juga akan diberi insentif, walaupun jumlahnya relatif kecil: 50rb untuk guru yang belum S1 dan 100rb bagi guru dengan pendidikan S1.
Sebagai orang yang berkecimpung di dunia pendidikan, saya turut bahagia mendengar berita tersebut, apalagi jika pemerintah daerah (propinsi dan kabupaten/kota) juga memberikan perhatian dan porsi lebih untuk dunia pendidikan. Sehingga janji-janji yang selama ini kita dengar untuk meningkatkan kesejahteraan guru (dan juga dosen
bukan sekedar janji-janji kosong dan komoditas politik saat menjelang pemilu saja, tapi memang bukti keperpihakan penguasa pada dunia pendidikan.
Akan tetapi bagi insan pendidikan, kondisi tersebut juga perlu kita imbangi dengan peningkatan komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jangan sampai kita menuntut peningkatan kesejahteraan, tanpa ada peningkatan kinerja. kualitas pendidikan menurut saya faktor paling besar ditentukan oleh kinerja guru dalam mendidik dan memberikan pengalaman belajar pada siswa, karena gurulah dalam pendidikan ini yang menjadi ujung tombak (meskipun tidak jarang juga menjadi ujung tombok;-)





September 10th, 2008 at 1:01 pm
wah, amin bapaku gajine mundak., moga2 aq gajine yo mundak.
September 10th, 2008 at 3:45 pm
wah.. akhirnya bu guru dan pak guru mendapatkan gaji yang lumayan.. segala2nya dah mahal eh gaji guru masi rendah.. kasian..
September 11th, 2008 at 10:38 am
dhimas: guru terlalu lama di dioktrin sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa”,
kini saatnya kesejahteraan guru ditingkatkan…
September 12th, 2008 at 12:03 am
guru memang selayaknya mendapat penghargaan yang lebih baik..
September 13th, 2008 at 12:04 pm
wah.. sayang bapak ku dah pensiun..tdak bisa menikmati..he2
September 13th, 2008 at 9:39 pm
Wah jadi semangat neh PPLnya….:)
September 14th, 2008 at 6:11 am
waaa… aku pengen pasang banner juga boleh bos?
*jawab di blogku yah?*
ayoo.. jadi guru semuaa… biyar Endonesia jadi pinter dan maju…
September 15th, 2008 at 9:00 am
ndop: boleh bro
September 19th, 2008 at 2:08 pm
wah aku penginnya gak jadi guru lah ternyata terdampar jadi guru. untung sekarang dah agakmending…
September 19th, 2008 at 2:16 pm
ayoo.. jadi guru semuaa… biyar IKIPjadi dan maju…
September 19th, 2008 at 2:18 pm
mas di semarang sekolah sekarang gratis. guru yang biasanya mengandalkan biaya tambahan dari pungutan uang rakyat ortu siswa kekeringan sumber air..apalagi keopseknya…wuah jadi pada gak semangat nagajar semua tuh…gimana coba?
September 21st, 2008 at 12:01 am
@jono: guru tuh kan katanya profesi mulia, so..ditekuni aja, mungkin jalan hidupnya disana
@eko: hidup guru..!!! guru sering dipojokkan dengan hal-hal negatif, semacam pungli, dengan peningkatan kesejahteraannya, semoga ini akan menjadikan guru fokus pada upaya peningkatan kualitas pembelajaran
October 23rd, 2008 at 10:17 am
iya,, kta smua tau,, klo jgi gru adalah mulia..
tetapi… banyak kendala dan hambatan untuk menaikan kesejahteaan hidup.
semua alokasi dana dri pusat dapat
October 25th, 2008 at 9:16 am
Mudah2an berita ini benar shg rakyat semakin percaya pada pimpinan shg tidak menjelang kampanye saja obral janji tp nyatanya nol belaka slmt untuk bapak ibu guru pahlawan tanpa tanda jasa hidup SBY ternyata tdk cuma pintar naikkan BBM